Fed dan Emas

Harga Emas Bergerak Tipis, Fed Indikasi Nada Kebijakan yang Dovish

Harga emas saat ini telah tetap stabil di sekitar level tertinggi selama lebih dari satu minggu pada hari Rabu, 11 Oktober, dan pergerakan dolar juga relatif minim. Hal ini terjadi setelah beberapa pejabat Federal Reserve AS mengindikasikan bahwa lonjakan imbal hasil (Treasury yields) baru-baru ini mungkin tidak mengharuskan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Menurut data dari Investing.com, harga emas spot hanya naik tipis sebesar 0,01% menjadi $1.860,62 per ons pada pukul 13.26 WIB, setelah mencapai level tertinggi sejak 29 September pada hari sebelumnya. Sementara itu, harga emas berjangka mengalami penurunan sebesar 0,08% ke level $1.873,75 per ons.

Dolar juga mengalami penurunan hingga mencapai level terendah dalam dua minggu terhadap sejumlah mata uang, mengikuti penurunan tren imbal hasil (Treasury yields) yang telah berbalik mundur dari level tertinggi yang terakhir terjadi pada tahun 2007, yang dicapai minggu sebelumnya.

Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, mengutarakan pada hari Selasa bahwa “mungkin” kenaikan imbal hasil Treasury yang berlangsung dalam jangka panjang dapat berarti bank sentral AS tidak perlu menaikkan suku bunga sebanyak yang sebelumnya diantisipasi. Selain itu, Presiden Federal Reserve Atlanta, Raphael Bostic, mengungkapkan bahwa dia tidak melihat adanya kemungkinan kenaikan suku bunga yang lebih lanjut.

Tingginya suku bunga dapat meningkatkan biaya kepemilikan emas, yang dihargai dalam dolar dan tidak menghasilkan bunga.

Harga emas berhasil mengalami kenaikan setelah sebelumnya mencapai posisi terendah selama tujuh bulan terakhir, karena ketegangan di Timur Tengah memicu permintaan safe haven untuk emas. Namun, pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh data inflasi AS yang akan dirilis minggu ini, yang memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa mendatang.

Selain itu, risalah pertemuan Federal Reserve bulan September yang akan dirilis hari ini juga akan menjadi perhatian untuk mencari tanda-tanda tentang kemungkinan kenaikan suku bunga di masa depan.

Di sektor komoditas lainnya, harga perak mengalami kenaikan, sementara platinum dan paladium juga menguat.

– Laporan ini telah tayang di Reuters sebelumnya.

 

Sumber : id.Investing.com

Disclaimer: Analisis ini hanya sebuah informasi dan tidak ada keharusan untuk diikuti. Segala tindakan / keputusan yang Anda ambil merupakan tanggung jawab penuh atas diri Anda sendiri.