{"id":2518,"date":"2024-06-09T16:08:42","date_gmt":"2024-06-09T16:08:42","guid":{"rendered":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/?p=2518"},"modified":"2024-06-09T16:10:30","modified_gmt":"2024-06-09T16:10:30","slug":"membaca-single-pattern-candlestick-part-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/membaca-single-pattern-candlestick-part-1\/","title":{"rendered":"Membaca Single Pattern Candlestick Part 1"},"content":{"rendered":"<p>Pada <a href=\"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/candlestick-forex-memahami-pola-lilin-dalam-forex\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel<\/a> sebelumnya Kita sudah belajar mengenai bagaimana trader\u00a0<em>Forex<\/em>\u00a0memanfaatkan formasi\u00a0<em>Candlestick<\/em> untuk mengambil keputusan yang bijak. Karena pentingnya hal tersebut maka Kita perlu tahu lebih dalam bagaimana bentuk &#8211; bentuk <em>candlestick\u00a0<\/em>yang penting untuk diamati. Artikel ini akan menjelaskan mengenai pola tunggal atau <em>single pattern<\/em> pada candlestick :<\/p>\n<h2>HAMMER<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2519 aligncenter\" src=\"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/1-300x234.png\" alt=\"\" width=\"497\" height=\"388\" srcset=\"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/1-300x234.png 300w, https:\/\/centuryrealtime.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/1-15x12.png 15w, https:\/\/centuryrealtime.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/1.png 473w\" sizes=\"auto, (max-width: 497px) 100vw, 497px\" \/><\/p>\n<p>Kriteria untuk pola <em>Hammer<\/em> (<strong>Candlestick no.2<\/strong>) adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Pola ini muncul di dasar sebuah tren menurun (<em>downtrend<\/em>).<\/li>\n<li>Warna <em>candlestick<\/em> untuk <em>Hammer<\/em> bisa apa saja, namun lebih valid jika berwarna putih.<\/li>\n<li>Warna <strong>candlestick no.1<\/strong> juga bisa apa saja, namun lebih valid jika berwarna hitam karena sesuai dengan tren menurun yang sedang terjadi.<\/li>\n<li><em>Hammer<\/em> idealnya tidak memiliki bayangan atas (<em>upper shadow<\/em>). Jika ada, bayangan tersebut harus kecil dan tidak terlalu terlihat secara visual.<\/li>\n<li><em>Hammer<\/em> harus memiliki bayangan bawah (<em>lower shadow<\/em>) yang panjangnya dua hingga tiga kali panjang tubuh (<em>body<\/em>) <em>Hammer<\/em>.<\/li>\n<li>Harus ada konfirmasi. Posisi beli dapat dipasang jika <em>candlestick<\/em> sebelumnya menembus garis konfirmasi, yaitu harga penutupan dari <strong>candlestick no.1<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Inverted Hammer<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2520 aligncenter\" src=\"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/2-300x228.png\" alt=\"\" width=\"557\" height=\"423\" srcset=\"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/2-300x228.png 300w, https:\/\/centuryrealtime.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/2-16x12.png 16w, https:\/\/centuryrealtime.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/2.png 447w\" sizes=\"auto, (max-width: 557px) 100vw, 557px\" \/><\/p>\n<p>Kriteria untuk pola Inverted Hammer (<strong>Candlestick no.2<\/strong>) adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Pola ini muncul di dasar sebuah tren menurun (<em>downtrend<\/em>).<\/li>\n<li>Warna <em>candlestick<\/em> untuk <em>Inverted Hammer<\/em> bisa apa saja, namun lebih valid jika berwarna putih.<\/li>\n<li>Warna <strong>candlestick no.1<\/strong> juga bisa apa saja, namun lebih valid jika berwarna hitam karena sesuai dengan tren menurun yang sedang terjadi.<\/li>\n<li><em>Inverted Hammer<\/em> idealnya tidak memiliki bayangan atas (<em>upper shadow<\/em>). Jika ada, bayangan tersebut harus kecil dan tidak terlalu terlihat secara visual.<\/li>\n<li><em>Inverted Hammer<\/em> harus memiliki bayangan bawah (<em>lower shadow<\/em>) yang panjangnya dua hingga tiga kali panjang tubuh (<em>body<\/em>) <em>Inverted Hammer<\/em>.<\/li>\n<li>Harus ada konfirmasi. Posisi beli dapat dipasang jika <em>candlestick<\/em> sebelumnya menembus garis konfirmasi, yaitu harga penutupan dari <strong>candlestick no.1<\/strong>.<\/li>\n<li>Celah (<em>gap<\/em>) yang mungkin terjadi antara penutupan (<em>close<\/em>) dari <strong>candlestick no.1<\/strong> dengan tubuh <em>Inverted Hammer<\/em> tidak diperlukan. Jika ada, akan memperkuat bentuk <em>Inverted Hammer<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber : Ilmu Trading Saham, Forex, Komoditi, Index<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\">Disclaimer:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #ff0000;\">Analisis ini hanya sebuah informasi dan tidak ada keharusan untuk diikuti. Segala tindakan \/ keputusan yang Anda ambil merupakan tanggung jawab penuh atas diri Anda sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\">OTC\/CFD merupakan produk yang kompleks dan membawa risiko tinggi terhadap cepatnya kerugian finansial karena leverage. Produk ini tidak cocok bagi seluruh investor, dan mengakibatkan potensi kehilangan lebih dari jumlah deposit awal.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel sebelumnya Kita sudah belajar mengenai bagaimana trader\u00a0Forex\u00a0memanfaatkan formasi\u00a0Candlestick untuk mengambil keputusan yang bijak. Karena pentingnya hal tersebut maka Kita perlu tahu lebih dalam bagaimana bentuk &#8211; bentuk candlestick\u00a0yang penting untuk diamati. Artikel ini akan menjelaskan mengenai pola tunggal atau single pattern pada candlestick : HAMMER Kriteria untuk pola Hammer (Candlestick no.2) adalah sebagai [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2525,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25,26,52],"tags":[50,29,32,42,11,45,47,28,31],"class_list":["post-2518","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-riset","category-teknikal-analisis","tag-algorithmic-trading","tag-artikel","tag-berita-forex","tag-candlestick","tag-education","tag-metatrader-5","tag-pt-century-investment-futures","tag-riset","tag-trading-untuk-pemula"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2518","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2518"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2518\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2524,"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2518\/revisions\/2524"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2525"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2518"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2518"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/centuryrealtime.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2518"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}